07. Aorounga impact crater, Chad

Aorunga
adalah kawasan ketika sebuah meteorit sebesar 1 mil ( 1,6 km ) yang
menabrak bumi sekitar 2 – 300 juta tahun yang lalu, di sebuah daerah
di gurun Sahara sebelah utara Chad, Afrika, tabrakan tersebut dapat
terjadi kira-kira 1 juta tahun sekali.
06. Gosses Bluff, Australia

Sekitar
142 juta tahun lalu sebuah komet dengan lebar 22 km menghantam
daratan Autralia, dengan kecepatan 40 km/detik, dapat disamakan dengan
ledakan 22.000 megaton TNT, wow . . .hasil yang ditinggalkan cukup
mengesankan yakni memiliki diameter 24 km dengan kedalaman 5000 m.
05. Mistastin Lake, Canada

Berlokasi
di Labrador, Kanada. Danau Mistastin adalah bentuk dari hasil
Meteorit menabrak bumi, hasilnya sebuah lobang dengan diameter 28 km
pun menganga di kulit bumi.
04. Clearwater lakes, Canada
Wooaaw
. . . yang ini lebih dahsyat lagi, sekitar 290 juta tahun lalu
asteroid kembar menghantam bumi dekat dengan pantai teluk Hudson
Kanada, hasilnya lubang dengan diameter 32 km dari asteroid yang besar,
dan 22 km dari asteroid yang kecil.


03. Kara-Kul, Tajikistan


Di
suatu ketinggian 13.000 kaki (3.900 m ) diatas permukaan laut,
terdapat Kara – Kul. juga dikenal sebagaiQarokul: 16 mil (25km) luas
danau di Pegunungan Pamir di Tajikistan, dekat perbatasan Cina. Danau
yang sebenarnya terletak dalam 28 mil (45km) luas lingkaran depresi,
yang ditabrak batu bintang lebih dari 5 juta tahun lalu, Kara-kul
hanya ditemukan baru-baru ini, melalui citra satelit.
02. Manicouagan, Kanada

Manicouagan
Reservoir (Danau Manicouagan) juga dikenal sebagai “mata dari
Quebec”, sekitar 212 juta tahun lalu dengan 5 km lebarnya asteroid
yang menghantam bumi, meninggalkan lubang raksasa dengan diamter 100
km.
01. Chicxulub, Mexico

Dikuburkan
di bawah Semenanjung Yucatán di Meksiko, di dekat desa Chicxulub
(yang berarti “ekor dari setan” di uCu), ini adalah kawah kuno dengan
dampak yang paling besar dengan diameter 107 km. Tabrakan terjadi
kira-kira 65 juta tahun yang lalu ketika sebuah komet atau Asteroid
seukuran sebuah kota kecil mengahantam (setara dengan 100 teratons
dari TNT) di Bumi dan menyebabkan mega-tsunami, gempa bumi dan letusan
gunung berapi di seluruh dunia.
Beruntung
, Tuhan masih sayang sama hamba-hambanya walau perusakan di muka
bumi ini masih terus terjadi, coba kalau Tuhan sudah murka, mungkin
tabrakan tersebut dapat terjadi pada zaman manusia modern sekarang.
0 komentar:
Posting Komentar